| Alex Ferguson |
Senang mengunyah permen karet? Kalau begitu Anda harus berhati-hati, karena permen karet ternyata memberi dampak yang lebih serius ketimbang jika menempel di rambut Anda.
Dalam
setahun, pemerintah Inggris harus menghabiskan sekitar 150 juta
poundsterling untuk mengikis permen karet yang menempel di jalan. Permen
karet buatan Meksiko yang mudah terurai sebenarnya sudah masuk ke
pasaran sejak dua tahun lalu, namun tampaknya masyarakat belum mau
menikmati permen karet jenis ini. Masyarakat memprotes karena biaya
diambil dari pajak yang mereka bayarkan, dan mereka meminta agar para
pengunyah permen karet ditindak dengan tegas.
Sampah dari permen
karet memang menyebabkan lingkungan yang kotor dan sulit dibersihkan.
Maklum, sebagian besar permen karet terbuat dari karet sintetis getah
pohon. Karet ini ternyata merupakan bahan yang sama dengan bahan dasar
pembuat plastik dan lapisan plastik di bagian dalam tabung. Namun
sekarang ini sudah ada perusahaan permen, seperti Peppersmith, yang
membuat permen karet dari bahan-bahan alami dan tradisional, hanya saja
lengket.
Ketidakmampuan bahan permen karet untuk terurai
menyebabkan Singapura di masa pemerintahan Lee Kuan Yew sempat melarang
peredarannya pada tahun 1992, meskipun dalam jumlah yang kecil.
Selain
menjadi sampah yang merepotkan, permen karet juga menimbulkan bahaya
lainnya terutama jika tertelan. Permen karet yang bersarang dalam tubuh
bisa menyumbat aliran pencernaan dalam tubuh dan berujung pada operasi.
Menurut Peppersmith, kita juga menelan sekitar 75 persen bagian dari
permen karet yang kita kunyah, termasuk bahan kimia yang terkandung di
dalamnya. Hanya saja, ampasnya lalu kita buang di tempat sampah, atau di
jalanan tadi.
Mengunyah permen karet sebenarnya sangat menyehatkan. Aktivitas ini mampu menstabilkan kondisi seseorang sehingga otak akan mudah berkoordinasi dengan kondisi sekitar, sehingga kita akan mudah berkonsentrasi pada hal-hal tertentu. Alex Ferguson, pelatih klab Manchester United misalnya, selalu mengunyah permen karet untuk membantunya berkonsentrasi saat pertandingan bola. Ada pula sekolah yang mendorong para muridnya untuk selalu mengunyah permen karet demi meningkatkan daya konsentrasi.
Mengunyah permen karet sebenarnya sangat menyehatkan. Aktivitas ini mampu menstabilkan kondisi seseorang sehingga otak akan mudah berkoordinasi dengan kondisi sekitar, sehingga kita akan mudah berkonsentrasi pada hal-hal tertentu. Alex Ferguson, pelatih klab Manchester United misalnya, selalu mengunyah permen karet untuk membantunya berkonsentrasi saat pertandingan bola. Ada pula sekolah yang mendorong para muridnya untuk selalu mengunyah permen karet demi meningkatkan daya konsentrasi.