Raksasa teknologi IBM memperkuat
infrastruktur software layanan finansial bisnisnya dengan mengakuisisi
Algorithmics, perusahaan software analis risiko asal Toronto, AS, dengan
uang tunai senilai US$ 387 juta, atau sekitar Rp 3,29 triliun.
Seperti detikINET kutip dari Reuters, Kamis (1/9/2011), akusisisi ini diharapkan IBM akan tuntas sebelum akhir Oktober 2011 mendatang.
Akuisisi
ini juga termasuk pengambilalihan 900 pegawai Algorithmics yang turut
berperan dalam menghasilkan pendapatan perusahaan sebesar US$ 163,7 juta
di 2010 lalu.
Sebelum mengakuisisi Algorithmics, IBM juga mengatakan telah membeli perusahaan software analisa keamanan i2 dengan nilai yang dirahasiakan. Akuisisi ini juga bertujuan untuk memperkuat layanan data dari IBM.
Sebelum mengakuisisi Algorithmics, IBM juga mengatakan telah membeli perusahaan software analisa keamanan i2 dengan nilai yang dirahasiakan. Akuisisi ini juga bertujuan untuk memperkuat layanan data dari IBM.
Dalam lima tahun terakhir, IBM yang telah
melepas divisi komputernya ke Lenovo, telah menghabiskan US$ 14 miliar
untuk mengakuisisi 25 perusahaan, yang terfokus pada data analisis
seperti media sosial, biometrik, dan database kriminal.