Sebanyak 30 orang tentara Amerika meregang nyawa, setelah helikopter
yang mereka tumpangi, ditembak jatuh oleh sebuah rudal, ketika tengah
melintas di wilayah Provinsi Wardak, Afghanistan, di hari Sabtu
(6/8/2011), kemarin.
Menurut sumber militer Amerika seperti yang dikutip CNN, Minggu
(7/8/2011), helikopter berjenis CH-47 Chinook tersebut diduga ditembak
jatuh oleh militan Taliban, menggunakan senjata peluncur roket.
Diantara mereka, sebanyak 22 orang merupakan tentara terbaik yang
dimiliki oleh pasukan elit Amerika, Navy Seal. Mereka berasal dari
kesatuan yang pernah melakukan operasi militer yang menewaskan orang
nomor satu kelompok teroris Al Qaeda, Osama bin Laden, di bulan Mei,
kemarin.
Diketahui, mereka telah mengemban misi untuk memberikan bantuan
terhadap tentara Amerika lainnya yang tengah terlibat kontak senjata
dengan milisi Taliban. "Ini sebuah kehilangan yang besar bagi SEAL,"
ujar seorang pejabat pasukan elit Navy Seal kepada CNN.
Kejadian tewasnya tentara Amerika tersebut, terjadi setelah pasukan
NATO mengumkan akan menarik tentara mereka dari Afghanistan. Sebanyak 10
ribu tentara Amerika direncanakan akan ditarik dari Afghanistan pada
akhir tahun ini, seiring dengan penarikan seluruh tentara Amerika di
tahun 2014.