Sabtu, 23 Juli 2011

Kemeriahan Pawai "Aceh Folklore"


Para penari dari Italia pada penghujung Pawai AIFF di Gerbang Tarasan-FOTO:jauhari Samalanga
















Ribuan masyarakat Banda Aceh menyambut antusias parade seni dari 12 negara peserta Aceh International Folklore Festival (AIFF) 2011. Kendati terlihat lalu lintas selama pawai terkesan kurang diatur, tetapi peserta terus memberikan salam kepada masyarakat yang memenuhi sepanjang jalan Teungku Daud Beureueh, seraya memainkan alat musik tradisional dari Negara mereka masing-masing.
Selepas Adzan asyar pukul 16.00 WIB, peserta Aceh International Folklore Festival (AIFF) langsung memulai pawai dengan berjalan kaki sejauh lebih kurang lebih 2 km, beranjak dari kantor Satpol PP di Jambo Tape, dan berakhir di Arena Taman Ratu Safiatuddin (Tarasa) lampriet,  Banda Aceh Sabtu (23/7).
Adalah Drum band Fatih Bilingual yang berada barisan terdepan,  disusul dengan tuan Rumah Aceh diikuti Negara Turkey, Italia, Pakistan,  peserta lainnya.
Di terik yang menyengat itu, seluruh peserta terlihat sudah siap dengan busana berornamen  Negara masing-masing, termasuk berbagai jenis alat musik yang mereka mainkan. Pada pukul 17.00 peserta sampai di ratu Safiatuddin, dan di gerbang area itu telah menunggu dua perempuan Aceh, yakni Istri Gubernur Aceh Hj. Darwati A Gani dan Istri Wakil Gubernur Hj. Dewi Meuthia. Kedua istri peminpin Aceh itu tersenyum kala kontestan menyuguhkan atraksi pendek tari Negara masing-masing  dengan di saksikan masyarakat setempat.
Setelah melakukan atraksi tari masing-masing Negara selama lebih kurang 1 menit itu, para pimpinan kontestan menyapa dan memberisalam kepada Darwati dan Dewi, dan selanjutnya terus menuju ruang istirahat di gedung Dekranas Aceh, dan berakhir pada pukul 17.30 WIB. Acara pembukaan dimulai pada pukul 20.00 di pentas utama Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh..