Sekjen PBB Ban Ki Moon (Foto: AFP) |
NEW YORK - Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kembali akan menunjuk Ban Ki Moon menjadi Sekretaris Jenderal PBB untuk kedua kalinya. Hari ini PBB akan mengesahkan jabatan Sekjen PBB kedua kali bagi Ban.
Diplomat senior asal Korea Selatan (Korsel) didukung oleh seluruh negara besar untuk menjadi Sekjen PBB kedua kalinya. Pria berusia 67 tahun mencalonkan kembali dirinya dua pekan lalu. Dirinya mendapatkan dukungan penuh dari Dewan Keamanan PBB (DK PBB).
Dengan tidak ada yang menentang penunjukan Ban ini, seluruh 192 anggota PBB dipastikan akan mengkonfirmasi masa jabatan baru bagi Ban Ki-Moon.
"Tidak ada penolakanan sama sekali. Dia mungkin tidak menjadi kesukaan beberapa pihak, tetapi tidak alasan untuk menghentikannya," ungkap ungkap seorang diplomat seperti dikutip AFP, Selasa (21/6/2011).
Selama lima tahun terakhir, Ban mengatakan perubahan iklim menjadi fokus utama saat menjabat Sekjen PBB. Dirinya juga berjanji untuk berbicara atas nama pengunjuk rasa yang menginginkan perubahan di negara-negara Arab.
Sikapnya ini membuat Presiden Suriah Bashar Al-Assad menolak menerima telepon dari Ban. Sebelumnya dirinya juga sempat terlibat adu mulut dengan Pemimpin Libya Moammar Khadafi lewat telepon, dan beberapa kepala negara lain di wilayah Arab.
Diharapkan, pada masa jabatan kedua bagi Ban, penegakan HAM dapat lebih diutamakan. Setidaknya hal inilah yang diminta Direktur Pengawas HAM PBB Philippe Bolopion.
Sumber